Shalom..., Selamat Datang di GBI House Of Grace ~ Rayon 3

Renungan

DIKUASAI OLEH ROH

“Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, katanya: “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada tujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia.” Wahyu 1:10-11

“Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.” Wahyu 4:1-2

Dari dua ayat di atas kita dapat melihat sebuah ciri khusus/ khas yang sama yang dimiliki oleh orang yang dikuasai oleh Roh. Rasul Yohanes sebagai orang yang “dikuasai oleh Roh” dari kisah di atas, mendapat pengalaman penglihatan untuk dapat melihat hal-hal yang tidak diketahui atau tidak bisa dilihat oleh orang lain pada saat itu. Bahkan pada pasal selanjutnya; yaitu dalam Wahyu pasal 4, Yohanes mendapatkan pengalaman untuk melihat sorga dan melihat hal-hal yang belum terjadi di sorga pada hari-hari itu. Pengalaman penglihatan yang diperoleh oleh Yohanes tersebut merupakan bukti bahwa salah satu dari peran Roh Kudus adalah memberikan kemampuan supranatural penglihatan (vision). Salah satu manifestasi dari orang yang “dikuasai oleh Roh” adalah mendapatkan pengalaman-pengalaman Penglihatan (vision).


1. Pada bagian pertama: Di tengah-tengah kesendiriannya di Pulau Patmos dan ketekunannya dalam menantikan Yesus, Yohanes memperoleh kemampuan dan kesempatan yang sangat berharga untuk dapat melihat Yesus Kristus sendiri. Bahkan Yesus Kristus yang dilihatnya pada saat itu jauh berbeda dengan Yesus Kristus yang berjalan bersamanya selama kurang lebih 3,5 tahun. Di Pulau Patmos, Yohanes bertemu dengan Yesus yang sudah dilingkupi dengan Kemuliaan Sorga (Why 1:13-16), dan Yesus memberikan penglihatan-penglihatan kepadanya dengan tujuan supaya Yohanes menuliskan hal-hal yang ia lihat; baik yang terjadi sekarang maupun yang belum terjadi (Why 1:19) serta membagikannya kepada jemaat-jemaat.


2. Pada bagian kedua: Ada sedikit perbedaan dengan Wahyu 1. Kalau pada bagian pertama Yohanes mendapat kesempatan untuk melihat Yesus yang menghampirinya di pulau Patmos, pada bagian kedua ini Yohanes mendapat penglihatan dan kesempatan yang luar biasa untuk dapat melihat-lihat keadaan sorga. Dalam Wahyu 4:1 dikatakan, “Sebuah pintu di sorga terbuka dan ada suara yang mengundang Yohanes untuk naik dan melihat kejadian yang harus terjadi setelah ini (sebuah kejadian yang belum terjadi pada saat itu).”
Pada bagian ini, Yohanes mendapat pengalaman yang sangat dahsyat yaitu mendapatkan kesempatan untuk mengalami naik ke sorga dan ditunjukkan apa yang harus terjadi sesudah ini (Why 4:1), untuk melihat sorga serta melihat kejadian yang bahkan belum terjadi di sorga pada saat itu. Dan di sorga itu juga, Yohanes melihat Sang Penguasa Sorga dalam Kemuliaan-Nya. (Why 4:2-11)

Dari dua kejadian di atas, dapat disimpulkan bahwa keadaan “dikuasai oleh Roh”, itu merupakan sebuah keadaan yang sangat amat berharga yang tidak dapat dibandingkan dengan pengalaman-pengalaman lain yang terjadi dalam hidup di muka bumi ini.
Waktu “dikuasai oleh Roh”, Yohanes bukan saja mendapatkan pengalaman untuk merasakan suasana atmosfir sorga, tetapi Yohanes pun mendapatkan pengalaman untuk “melihat” sesuatu yang tidak dilihat oleh orang lain bahkan kejadian-kejadian yang belum terjadi di muka bumi ini. Dan yang utamanya Yohanes berjumpa dengan seorang yang duduk di atas Takhta Sorga.
Pengalaman sejenis ini sudah dituliskan beberapa ratus tahun sebelum itu oleh Nabi Yoel, seperti tertulis dalam Yoel 2:28,
“Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.”

Nabi Yoel sudah menubuatkan bahwa pengalaman menerima curahan Roh Kudus, dalam kitab Wahyu menggunakan bentuk kalimat “dikuasai oleh Roh” akan membuat orang-orang memiliki kemampuan supranatural yang salah satunya adalah mendapat penglihatan-penglihatan. Jadi jelaslah bahwa salah satu peran dari Roh Kudus dan juga salah satu bentuk manifestasi “dikuasai oleh Roh” adalah pengalaman mendapatkan penglihatan-penglihatan.
Pengalaman “dikuasai oleh Roh” yang dialami oleh Yohanes menghasilkan pengalaman yang jauh lebih besar lagi yaitu pengalaman penglihatan. Pengalaman tersebut sudah pasti memberikan dampak yang besar bagi orang-orang yang mengalaminya (seperti Yohanes), tetapi juga bagi orang-orang yang dengan tekun menanti-nantikan kedatangan Yesus Kristus.
Dampak yang terjadi bagi orang yang mengalaminya antara lain, yaitu:


    1. Memberikan Inspirasi (Prophetic Inspiration) dalam pemberitaan janji-janji Tuhan bagi orang-orang     yang dengan tekun menanti-nantikan Tuhan.


    2. Penyingkapan pewahyuan (Revelation) atas hal-hal yang belum terjadi dan yang belum diketahui oleh orang banyak.


    3. Diberikannya dan dikuatkannya pengharapan bagi orang-orang yang hidup di zaman akhir ini (Expectation in the Last Days) akan Kehidupan di Sorga.

Marilah kita mengejar pengalaman “dikuasai oleh Roh” ini sehingga kita akan menjadi alat Tuhan yang dahsyat bagi penuaian jiwa yang terbesar dan terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, Tuhan Yesus memberkati kita semua. (NS)






 

BACK..